April 24, 2024
Para pendaki gunung pemula wajib membawa lima perlengkapan berikut supaya proses pendakian berjalan lancar.

Jakarta -Pendakian gunung di alam bebas bukanlah suatu aktivitas tanpa risiko, apalagi buat pendaki gunung pemula.

Ada beberapa perlengkapan yang harus diperhatikan dan dipersiapkan sebelum memutuskan mendaki gunung untuk pertama kalinya.

Para pendaki pemula kerap sengaja mengurangi barang bawaan supaya tidak berat selama perjalanan pendakian.

Sejumlah peralatan penting, misalnya jas hujan, justru tertinggal sehingga saat terjadi hujan di tengah pendakian akan mengalami kesulitan.

Melansir Pendaki pemula, biasanya belum begitu hafal terhadap jalur pendakian yang hendak dlewati.

Tak jarang ditemukan kasus hilangnya pendaki akibat tersesat di tengah perjalanan.

Mengantisipasi hal itu terjadi, perlu dan penting untuk membawa alat navigasi.

Baik berupa kompas maupun peta yang akan memberikan petunjuk arah saat pendakian.

Diusahakan supaya pendaki pemula untuk membawa makanan atau minuman lebih dari cukup.

Misalnya, jika total waktu pendakian memakan satu hari, disarankan membawa bekal makanan untuk dua hari.

Khusus untuk minuman bisa lebih dari itu, mengingat mendaki gunung membutuhkan air yang cukup agar tidak dehidrasi.

Walaupun banyak tersedia ‘air alam’ di sana, namun akan lebih baik kalau kamu membawa air cadangan sendiri.

Perlengkapan medis, yakni pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) wajib dibawa saat pendakian.

Pasalnya, perubahan cuaca secara tiba-tiba bisa memengaruhi tubuh meski berangkat dalam keadaan sehat.

Selain obat-obatan, perban elastis, dan alat kesehatan lainnya juga dapat digunakan sebagai tindakan pencegahan jika terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan.

Peralatan serba guna, seperti pisau, tali, atau pun korek api sering kali tidak dibawa oleh para pendaki pemula.

Padahal, fungsi dari alat tersebut sangatlah penting.

Pisau sangat berguna dalam pertolongan pertama, persiapan makanan, perbaikan, dan penunjang pendakian lainnya.

Korek api juga dibutuhkan untuk membuat perapian, misalnya hanya sekadar menghangatkan tubuh di tengah perjalanan.

Senter kepala atau headlamp berfungsi memberikan penerangan jalan saat perjalanan pendakian ditempuh di malam hari.

Hampir setiap senter kepala buat pendaki gunung yang dijual di pasaran dibekali dengan fitur tahan cuaca, dan beberapa model dapat bertahan di dalam air.

Jika menggunakan headlamp dengan baterai isi ulang, pastikan mengisi penuh baterai sebelum berangkat.

HARIS SETYAWANBaca : 5 Larangan Selama Mendaki Gunung dan 5 Hal Baik yang Harus Dilakukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *